Kisah Orgil

Pada suatu hari di RSJ. Sulit Waras ada dua orang gila sedang mengobrol didekat kolam renang sambil merokok.
OrGil 1 : “Pren, kalo misalnya gw udah kluar dari sini, pasti istri gw bikinin kolam renang kaya gini deh..”
OrGil 2 : “Terserah deh apa kata lo, emang lo udah gila..”
OrGil 1 : “Yahhh.. kok lo ngomong gitu pren..!!”
Karena kesal OrGil 1 membuang rokok ke kolam renang. Secara spontan tiba-tiba OrGil 2 marah gara-gara OrGil 1 membuang rokok ke kolam renang. Akhirnya kedua orang gak waras itu berantem adu mulut. Dokter yang dari tadi melihat kejadian itu akhirnya memisah kedua orang gila tersebut.
Dokter : “Kenapa kalian pada berantem sih??..!”
OrGil 2 : “Abiz dia buang rokok ke kolam renang..”
OrGil 1 : “Emang kenapa..? Ini kan rokok2 gw..!”
Rupanya orang gila yang satu ini sudah sembuh, buktinya dia sudah tau kalo buang sampah sembarangan itu gak baik, pikir Dokter dalam hati.
Dokter : “Menurut kamu, kenapa kalo buang rokok sembarangan ke kolam renang gak baik..?”
OrGil 2 : “Iya jelas doong Dok..!! Kalo sampai terjadi kebakaran gimana..???”
Dokter : !@#$%^&&*
Published in: on Juli 28, 2009 at 2:28 am  Komentar (1)  

Janji sang Koki

Berkat kepintarannya memasak Chief Otong diterima bekerja sebagai koki di kapal induk Amerika Serikat. Tapi serdadu-serdadu yang semuanya orang bule itu selalu mempermainkan pria Asia ini, menjahilinya setiap saat. Kadang ketika memasak lampu dipadamkanlah, atau blender disembunyikanlah.

Tapi lama-lama para tentara itu merasa kasihan juga kepada koki Wong. Mereka lalu menemuinya dan berkata, “Maaf ya Tong kami selama ini mempermainkan kamu. Kami janji tidak akan melakukannya lagi dehh….”

“Kalian janji tidak akan memadamkan lampu lagi?”, tanya Wong

“Janji”

“Janji tidak akan ngumpetin blender lagi?”

“Janji”

“Ya sudah”, kata Wong, “Saya juga janji tidak akan mengencingi makanan lagi”
Published in: on Juli 28, 2009 at 2:26 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Donor Darah

Seorang lelaki kaya setengah baya yang masih lajang menghentikan mobilnya setelah ia melihat ada sebuah mobil terbakar. Tak ada orang di sana. Hanya ada seorang wanita muda di dalamnya. Wanita muda itu tengah pingsan. Lelaki itu segera membawa wanita muda ke rumah sakit terdekat.

Selama beberapa bulan berikutnya, lelaki itu bahkan siang malam menunggui wanita itu selama di rumah sakit. Ia pun mendonorkan darahnya ketika wanita itu memerlukan. Ia juga yang membayar seluruh biaya rumah sakit. Sekeluar rumah sakit, keduanya masih bertemu. Tak lama kemudian sepakat menikah.

Tahun berbilang tahun, kejenuhan pun melanda wanita muda itu. Tak ada apa pun yang diberikan oleh lelaki paruh baya itu kecuali uang. Akhirnya wanita muda itu pun memutuskan untuk pergi.

“Mau ke mana kamu?”
“Saya mau pergi dari sini!”

Lelaki itu segera mengingatkan. “Itu mobil saya yang beli, tinggalkan kalo mau pergi!” Wanita itu meninggalkan kunci mobil yang dibelikan suaminya.

Kemudian lelaki itu mengingatkan lagi, “Itu koper dan isinya saya yang beli, tinggalkan kalo mau pergi!” Wanita itu meninggalkan koper dan semua isinya yang dibelikan suaminya.

Lagi-lagi lelaki itu mengingatkan, “Ingat ya separuh darahmu itu darah saya. Kembalikan!”  Wanita itu segera merogoh celana dalamnya. Ia melemparkan pembalut yang dipakainya, “Baik, saya akan kembalikan darahmu tiap bulan.”

Published in: on Juli 21, 2009 at 3:09 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Ayah Terpelit di Dunia

Seorang bapak yang sangat-sangat pelit diajak anak tersayangnya untuk naik heli.

Awalnya si bapak tidak setuju karena harus bayar tapi karena sayang dengan anaknya ia-pun setuju. Setelah sampai di tempat heli, si pilot bilang :

“Naik bayar Rp 1.000.000, kalau anda bicara di atas nanti didenda Rp 5.000.000 tapi kalau anda tidak bicara sepatah katapun akan saya kasih Rp 10.000.000.”

Setelah setuju dgn perjanjian tsb, heli diterbangkan oleh pilot dengan cara manuver dan jungkir balik diatas.

Setelah sampai mendarat si pilot bilang ke bapak pelit tadi :

“Wah anda hebat, tidak bicara sepatah katapun”
Si bapak bilang : “Sebenarnya saya mau bicara tadi, tapi takut didenda.”

“Anda mau bilang apa?” kata si pilot

 

 
Anak saya jatuh…”  Gubraak!!!

Published in: on Juli 16, 2009 at 7:13 am  Komentar (1)  

Ayam betina

Ceritanya tentang sebuah peternakan ayam. Disana ada 25 Ayam betina dan 1 ayam jago yang umurnya sudah tua sekali. Karena merasa bahwa ayam jago yang sudah tua tadi sudah melewati masa suburnya, sipemilik peternakan memutuskan untuk membeli 1 ayam jago lagi yang masih muda. Tentu saja hal ini membuat si Ayam jago tua menjadi merasa tersaingi. Lalu terjadi percakapan seperti ini :
Si Tua : Eh, kamu jangan serakah ya. Ayam betinanya kan ada 25. Kamu boleh ambil yang 15 sedang aku yang 10 ekor.
Si Muda: Tidak bisa. Kamu kan sudah tua dan loyo. Pokoknya semua buat aku aja.
Si tua : kalau begitu mendingan kita lomba saja. Siapa yang menang boleh ambil semua ayam betina yang ada di peternakan ayam ini. Yang kalah tidak mendapat satu ekor pun.
Si Muda:Boleh saja ! Mau lomba apa ?
Si Tua : Lomba lari.
Si Muda: Ok.
Si Tua : Lombanya 400M. tapi karena aku sudah tua, aku minta untuk lari dulu di depanmu 50 meter.
Si Muda: Boleh (dengan penuh keyakinan).
Kemudian lomba lari dimulai. Ayam jago tua lari dulu 50 meter baru kemudian ayam jago yang muda lari menyusul dengan kecepatan dua kali lipat. Eh, baru kurang 1 meter menyusul, si ayam jago muda ditembak langsung oleh pemilik peternakan. Apa yang di katakan pemilik peternakan tersebut ?
Pemilik : Kurang ajar. Ini ayam jago-homo ke sepuluh yang bulan ini aku beli. Sukanya kejar kejar si jago tua saja.

Published in: on Juli 1, 2009 at 1:28 am  Komentar (2)  
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.